Sudah pada nonton film Pendekar Tongkat Emas? Ingat adegan Nicolas Saputra di perbukitan dengan pemandangan yang cantik dan alami? Ya, lokasi tersebut ada di Pulau Sumba.
Pulau Sumba dikenal memiliki landscape yang masih alami dan luar biasa indahnya. Dari barisan pantai-pantai, savana, dan perbukitan di Sumba Timur, hingga danau Weekuri dan desa adat Rotenggaro di Sumba Barat Daya, semua menyimpan keunikan dan keaslian khas Sumba.
Sumba memang identik dengan padang rumput dan savana yang berbukit-bukit dan menguning, terutama pada musim kemarau, dengan gerombolan kuda liar di antara lembah dan bukit. Pemandangan seperti itu bisa kita dapatkan di Bukit Warinding, Sumba Timur.
Tidak sulit menuju kawasan Bukit Warinding karena terletak tepat di tepi jalan raya yang menjadi akses utama dari Waingapu di Sumba Timur menuju Waikabubak di Sumba Tengah atau Tambolaka di Sumba Barat.

Terdapat jalur trekking yang tak terlalu panjang untuk menuju puncak terdekat dari jalan raya di Bukit Warinding. Dari puncak ini, kita bisa menuju beberapa puncak di bukit-bukit sekitarnya dengan mengikuti jalur trekking yang telah tersedia.

Periode terbaik untuk mengunjungi Bukit Warinding adalah pada musim kering, antara bulan Juni sampai Oktober. Hampir sepanjang hari kita bisa mendapatkan view bagus dari area perbukitan ini. Sunrise di pagi hari, gerombolan kuda di lembah savana pada siang hari, hingga sunset yang romantis tenggelam di laut barat Sumba pada sore hari.
Open trip “Jelajah Sumba” akan membawa kamu menikmati alam Pulau Sumba bersama Fun Adventure. Lihat itinerary dan detailnya di sini.
artikelnya bagus, ijin share di https://ksmtour.com , terimakasih